SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Glamarol tablet adalah obat untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes

Glamarol Tablet 2 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 29.127


Tersedia 5 Penjual

Urutkan
Apotek Sehat Krendang
Rp 49.000
Apotek Sehat KrendangKota Jakarta Barat
3.74 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 63.000
Apotek Fakhira 24 JamKota Jakarta Selatan
4.57 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 59.500
Apotek Golden Sehat Duri RayaKota Jakarta Barat
6.45 km
Apotek Ulina Farma
Rp 60.500
Apotek Ulina FarmaKota Tangerang
35.52 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Glamarol tablet adalah obat untuk terapi untuk penderita diabetes melitus tipe 2 atau non-insulin-dependent diabetes yang kadar glukosa darahnya tidak dapat dikontrol dengan diet dan olahraga saja. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Glamarol mengandung zat aktif Glimepiride

Informasi zat aktif :

Glimepiride merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Penurunan kadar gula darah dapat mencegah penyakit stroke, kerusakan ginjal, masalah saraf yang terkait diabetes tipe 2.

Glimepiride termasuk golongan obat sulfonilurea. Obat ini bekerja dengan cara menurunkan gula darah dalam. Agar efektif, maka jumlah glimepiride harus seimbang dengan makanan yang dikonsumsi dan frekuensi olahraga yang Anda lakukan.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Glamarol tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Risiko penurunan glukosa darah (hipoglikemia) akan meningkat pada pemberian glimepiride bersama-sama dengan obat-obat tertentu, yaitu NSAID dan obat lain dengan ikatan protein tinggi, seperti salisilat, sulfonamida, kloramfenikol, kumarin, probenesid, MAOI inhibitors
  • Daya kerja glimepiride dalam menurunkan kadar glukosa darah akan menurun jika diberikan bersamaan dengan obat-obat yang cenderung menimbulkan tingginya kadar glukosa (hiperglikemia) seperti tiazid dan diuretik lain, kortikosteroid, fenotiazin, produk-produk kelenjar tiroid, estrogen, kontrasepsi oral, fenitoin, asam nikotinat, simpatomimetik dan isoniasid

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Glamarol Tablet 2 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Glimepiride
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (2 mg)
Produsen
Guardian Pharmatama

Informasi Zat Aktif

Glimepiride merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Penurunan kadar gula darah dapat mencegah penyakit stroke, kerusakan ginjal, masalah saraf yang terkait diabetes tipe 2. Glimepiride termasuk golongan obat sulfonilurea. Obat ini bekerja dengan cara menurunkan gula darah dalam. Agar efektif, maka jumlah glimepiride harus seimbang dengan makanan yang dikonsumsi dan frekuensi olahraga yang Anda lakukan.

Indikasi (manfaat)

Terapi untuk penderita diabetes melitus tipe 2 atau non-insulin-dependent diabetes yang kadar glukosa darahnya tidak dapat dikontrol dengan diet dan olahraga saja.

Komposisi

Glimepiride 2 mg

Dosis

  • Dosis awal: 1-2 mg sebanyak 1 kali/hari
  • Dosis pemeliharaan: 1-4 mg sebanyak 1 kali/hari, dosis maksimum 8 mg sebanyak 1 kali/hari. Saat pemberian telah mencapai dosis 2 mg, kenaikan dosis tidak boleh melebihi 2 mg dengan interval 1-2 minggu tergantung respons gula darah.

Aturan pakai

Segera sebelum makan utama pertama (setiap harinya) dan tidak boleh mengurangi jadwal makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Gangguan saluran pencernaan
  • Muntah
  • Diare
  • Nyeri lambung
  • Reaksi alergi
  • Penurunan kadar natrium dalam darah
  • Penglihatan kabur
  • Gangguan darah, seperti penurunan kadar trombosit (leukopenia), rendahnya sel darah merah (anemia), dan kegagalan sumsum tulang dalam membentuk granulosit (agranulositosis)

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Risiko penurunan kadar glukosa darah (hipoglikemia)
  • Tidak terkendalinya kadar glukosa darah
  • Glimepiride tidak dianjurkan digunakan saat hamil dan menyusui
  • Lakukan diet, olahraga, dan pemeriksaan glukosa darah secara teratur

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Glamarol tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien yang mengalami komplikasi diabetes melitus yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh (ketoasidosis diabetik), dengan atau tanpa koma

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Risiko penurunan glukosa darah (hipoglikemia) akan meningkat pada pemberian glimepiride bersama-sama dengan obat-obat tertentu, yaitu NSAID dan obat lain dengan ikatan protein tinggi, seperti salisilat, sulfonamida, kloramfenikol, kumarin, probenesid, MAOI inhibitors
  • Daya kerja glimepiride dalam menurunkan kadar glukosa darah akan menurun jika diberikan bersamaan dengan obat-obat yang cenderung menimbulkan tingginya kadar glukosa (hiperglikemia) seperti tiazid dan diuretik lain, kortikosteroid, fenotiazin, produk-produk kelenjar tiroid, estrogen, kontrasepsi oral, fenitoin, asam nikotinat, simpatomimetik dan isoniasid

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Terapi untuk penderita diabetes melitus tipe 2 atau non-insulin-dependent diabetes yang kadar glukosa darahnya tidak dapat dikontrol dengan diet dan olahraga saja.

Dosis awal: 1-2 mg sebanyak 1 kali/hari Dosis pemeliharaan: 1-4 mg sebanyak 1 kali/hari, dosis maksimum 8 mg sebanyak 1 kali/hari. Saat pemberian telah mencapai dosis 2 mg, kenaikan dosis tidak boleh melebihi 2 mg dengan interval 1-2 minggu tergantung respons gula darah.

Segera sebelum makan utama pertama (setiap harinya) dan tidak boleh mengurangi jadwal makan.

Gangguan saluran pencernaan Muntah Diare Nyeri lambung Reaksi alergi Penurunan kadar natrium dalam darah Penglihatan kabur Gangguan darah, seperti penurunan kadar trombosit (leukopenia), rendahnya sel darah merah (anemia), dan kegagalan sumsum tulang dalam membentuk granulosit (agranulositosis)

Nama Produk

Glamarol Tablet 2 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 49.000